Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang paling efektif dari kombinasi pupuk kimia sintetik serta kompos jerami gandum dan tithonia terhadap aktivitas mikroorganisme tanah. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat. Rancangan penelitian dilakukan secara acak kelompok dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan meliputi kombinasi kapur (4 ton ha⁻¹), kompos jerami (7,5 ton ha⁻¹), dan pupuk kimia sintetik pada tingkat 0; 0,25; 0,5; 0,75; dan 1,0 dosis rekomendasi. Parameter mikrobiologi tanah yang diamati meliputi total populasi jamur dan bakteri tanah, respirasi mikroorganisme, biomassa C mikroorganisme tanah, total populasi BPF, total populasi BPN serta pengujian produksi fitohormon IAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan kapur 4 ton/ha plus kompos jerami gandum 7,5 ton/ha dengan takaran pupuk kimia sintetik 0,75 merupakan rekomendasi dosis terbaik dan paling efektif untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah. Adapun kombinasi pupuk kimia sintetik dengan dosis 0,5 lebih berpengaruh terhadap populasi jamur, respirasi mikroorganisme dan bakteri pelarut fosfat.
Copyrights © 2026