Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat resiliensi pada mahasiswa perantau di UIN Sunan Ampel Surabaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif untuk melihat bagaimana resiliensi dan dukungan sosial berkorelasi pada mahasiswa rantau di UIN Sunan Ampel Surabaya. Studi ini melibatkan 56 mahasiswa sebagai responden. Data yang diperoleh menggunakan skala resiliensi dan dukungan sosial. Selanjutnya data diuji menggunakan regresi linear sederhana menggunakan program lunak IBM SPSS Statistics. Hasil analisis menunjukkan bahwa resiliensi dan dukungan sosial berkorelasi positif dan signifikan (p = 0,048 < 0,05), dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,07. Temuan menunjukkan bahwa tingkat ketahanannya meningkat dengan tingkat dukungan sosial yang diterima mahasiswa perantau. Kondisi ini menunjukkan bahwa mahasiswa lebih mampu mengatasi dan beradaptasi terhadap berbagai tantangan akademik maupun sosial selama menjalani kehidupan di perantauan. Selain itu, hasil penelitihan memberikan pemahaman bahwa dukungan sosial tidak hanya memainkan peran sebagai bentuk bantuan emosional, tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya pendukung individu dalam meningkatkan kemampuan adaptasi dan mempertahankan ketahanan diri ketika menghadapi berbagi tekanan dan kesulitan selama menjalani proses transisi di lingkungan akademik dan sosial yang baru. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya perguruan tinggi membangun lingkungan sosial yang suportif melalui pendampingan, penguatan relasi antarmahasiswa, dan dukungan institusional untuk meningkatkan adaptasi akademik dan psikologis mahasiswa perantau.
Copyrights © 2026