Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman stres dan patah hati peer counselor Psychological First Aid (PFA) di Teman Sehati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini melibatkan lima peer counselor sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres pada peer counselor disebabkan oleh tekanan akademik, tanggung jawab organisasi dan pekerjaan, masalah keluarga, serta beban emosional saat menangani klien dengan masalah serupa. Patah hati dipahami sebagai luka emosional akibat kekecewaan atau kehilangan dalam hubungan interpersonal. Peer counselor mengatasi tantangan ini melalui strategi koping yang beragam. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan tambahan tentang pengelolaan burnout dan mindfulness serta penguatan lingkungan kerja yang mendukung untuk meningkatkan kesehatan mental dan efektivitas peer counselor.
Copyrights © 2026