Pemilihan metode kontrasepsi merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi masyarakat. Namun, proses pemilihan metode kontrasepsi masih sering dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman maupun rekomendasi yang kurang objektif sehingga berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian penggunaan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam membantu pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian dilakukan di UPT KB Ujung Bulu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 30 responden. Kriteria yang digunakan meliputi efektivitas, efek samping, biaya, dan kenyamanan dengan alternatif berupa pil KB, kondom, suntik, implan, IUD, MOW, dan MOP. Metode SAW digunakan untuk proses normalisasi dan pembobotan, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat alternatif terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi metode kontrasepsi secara objektif dan membantu pengguna dalam proses pengambilan keputusan. Pengujian sistem memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100% pada black box testing dan tingkat kelayakan sebesar 78% berdasarkan hasil validasi pengguna. Alternatif terbaik yang dihasilkan melalui metode SAW dan TOPSIS memperoleh nilai preferensi sebesar 0,9200, sehingga sistem dinilai layak digunakan.
Copyrights © 2026