Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, perkembangan UMKM di Desa Boyo Kota Gunungsitoli masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemasaran, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, dan kurangnya literasi digital pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan UMKM berbasis digital marketing di Desa Boyo Kota Gunungsitoli serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing mampu meningkatkan jangkauan pasar, memperluas promosi produk, meningkatkan interaksi dengan konsumen, dan memperkuat daya saing UMKM. Platform digital yang dimanfaatkan meliputi WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan marketplace. Kendala yang ditemukan antara lain keterbatasan pengetahuan teknologi, kualitas jaringan internet, keterbatasan sumber daya manusia, dan rendahnya kemampuan pembuatan konten digital. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, dan dukungan pemerintah agar transformasi digital UMKM dapat berjalan secara optimal.
Copyrights © 2026