Ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada stabilitas dan peningkatan produksi padi sebagai komoditas pangan strategis utama di Indonesia. Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu lumbung pangan nasional yang memiliki potensi besar dalam mendukung target produksi beras nasional, namun produksinya masih mengalami fluktuasi yang perlu dikaji secara ilmiah dan berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren produksi padi di Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan data deret waktu periode 2021–2025 serta mengevaluasi tingkat akurasi model yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis Regresi Linier Berganda, menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. Variabel independen yang digunakan meliputi luas panen dan usia produktif penduduk, sedangkan variabel dependen adalah produksi padi dalam satuan ton gabah kering giling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren produksi padi di Provinsi Sumatera Selatan mengalami peningkatan secara konsisten selama periode penelitian. Variabel luas panen berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi dengan koefisien regresi sebesar 5,479 dan nilai signifikansi 0,000, sedangkan variabel usia produktif tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,618. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,982 menunjukkan bahwa 98,2% variasi produksi padi dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut. Evaluasi akurasi model menggunakan Mean Absolute Percentage Error menghasilkan nilai sebesar 4,81%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, model Regresi Linier Berganda terbukti andal dalam menganalisis dan memprediksi tren produksi padi di Provinsi Sumatera Selatan.
Copyrights © 2026