SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Vol 8 No 01 (2026): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak

Integrative Model of Child Protection Against Bullying: Harmonizing Fiqh al-Usrah and Indonesian Positive Law

Nuri Safitri (Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Lampung, Indonesia)
Fadhilatul Fitria (Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Lampung, Indonesia)
Ilmi Zadah Fadillah Nur (Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darussalam Lampung, Indonesia)
Rashid Abdul Hamid (Ma’had Haji Fickry High School, Cambodia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Bullying, including cyberbullying, is a form of violence against children that remains a challenge for Indonesia’s child protection system. This study aims to analyse the concept of child protection in fiqh al-usrah, examine Indonesia’s positive law provisions regarding the prevention and handling of bullying, and explore their harmonisation. This study employs a qualitative method using a literature review (library research) and conceptual analysis of relevant literature on fiqh al-usrah, maqāṣid al-sharī‘ah, legislation, and scientific studies. The results of the study indicate that fiqh al-usrah views child protection as part of the realization of maqāṣid al-sharī‘ah, specifically ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-‘aql, and ḥifẓ al-‘ird. Meanwhile, Indonesian positive law has provided relatively comprehensive legal instruments for the prevention and handling of bullying; however, their implementation faces obstacles. This study found that harmonising the values of fiqh al-usrah with positive law can build a more comprehensive model of child protection, while integrating preventive, educational, restorative, and repressive approaches to address bullying. [Bullying, termasuk cyberbullying, merupakan bentuk kekerasan terhadap anak yang masih menjadi tantangan dalam sistem perlindungan anak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep perlindungan anak dalam fiqh al-usrah, mengkaji pengaturan hukum positif Indonesia terkait pencegahan dan penanganan bullying, serta mengeksplorasi harmonisasi keduanya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis konseptual terhadap literatur fiqh al-usrah, maqāṣid al-sharī‘ah, peraturan perundang-undangan, dan kajian ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh al-usrah memandang perlindungan anak sebagai bagian dari realisasi maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-‘aql, dan ḥifẓ al-‘ird. Sedangkan, hukum positif Indonesia telah menyediakan instrumen hukum yang relatif komprehensif dalam pencegahan dan penanganan bullying, namun implementasinya masih menghadapi kendala. Penelitian ini menemukan bahwa harmonisasi nilai-nilai fiqh al-usrah dengan hukum positif mampu membangun model perlindungan anak yang lebih komprehensif, sekaligus mengintegrasikan pendekatan preventif, edukatif, restoratif, dan represif dalam penanganan bullying].

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jsga

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak aims to promote scientific publication concern on Gender, Islam, and Social Inclusion, including children’s right protections in its broadest sense covering textual, historical and empirical aspects, both classical/medieval, modern and contemporary periods in ...