Sindrom terowongan karpal (CTS) adalah salah satu bentuk neuropati saraf median yang paling umum, mempengaruhi hampir 4-5% populasi berusia 40-60 tahun, prevalensi 1 dari 10 orang. Tingkat kejadian global CTS sebesar 12.267 per 100.000 populasi, dengan kejadian berdasarkan jenis kelamin sebesar 6% pada pria dan 9,2% pada wanita, dan 1,55% dari populasi dewasa, atau 2,6 juta orang. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 3 pengunjung Griya Sehat “Adriance” Jakarta melalui wawancara menunjukkan bahwa 2 wanita dan 1 pria melaporkan gejala CTS. Tujuan penelitian memahami manfaat dan memperoleh gambaran menyeluruh tentang penerapan Perawatan Akupunktur untuk pasien CTS. Metode menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dibatasi hanya 1 klien, teknik sampling menggunakan purposive sampling, instrumen menggunakan lembar data klien, Tinel Test, Phalen’s Test, terapi akupuntur titik PC6, PC7, LI4, LI11, TE5, Baxie, Ashi Point. Hasil studi kasus terdapat perbedaan antara sesi ke-1 dengan terapi sesi ke-6. Keluhan yang dirasakan pada terapi sesi awal sudah membaik saat terapi sesi terakhir. Terapi akupuntur dapat direkomendasikan untuk mengatasi keluhan CTS dan menghindari aktivitas repetitif berlebihan, dan melakukan peregangan secara rutin.
Copyrights © 2026