Perkembangan pasar digital telah menciptakan dinamika ekonomi yang kompleks, terutama dalam mekanisme pembentukan harga yang tidak lagi bersifat linear seperti pada pasar konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan pasar digital menggunakan model nonlinear pada fungsi permintaan dan penawaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai teori ekonomi dan matematika dari para ahli seperti Mankiw, Samuelson, Varian, dan Chiang. Hasil analisis menunjukkan bahwa fungsi permintaan (Qd = a - bP + cP²) dan penawaran (Qs = d + eP + fP²) menghasilkan persamaan kuadrat yang memungkinkan adanya lebih dari satu titik keseimbangan harga. Hal ini mencerminkan bahwa pasar digital bersifat dinamis, tidak stabil, dan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti teknologi, tren, serta perilaku konsumen. Pendekatan nonlinear terbukti lebih relevan dibandingkan model linear dalam menjelaskan realitas pasar digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa model matematika nonlinear mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan adaptif terhadap fluktuasi keseimbangan pasar digital.
Copyrights © 2026