Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi adaptasi digital marketing pada UMKM kuliner baru street food dalam era digital dengan studi kasus pada UMKM Hayang Jajan di Surakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang mendorong pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dengan pemasaran berbasis digital guna mempertahankan dan mengembangkan usahanya di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada november 2025 sampai april 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari pemilik usaha, karyawan, dan konsumen UMKM Hayang Jajan. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Hayang Jajan menerapkan beberapa strategi adaptasi digital marketing, seperti penggunaan Instagram, WhatsApp Business, TikTok, dan ShopeeFood sebagai media promosi dan penjualan. Strategi tersebut membantu usaha dalam meningkatkan jangkauan pasar, membangun brand awareness, serta meningkatkan jumlah pesanan dan omzet penjualan. Faktor pendukung dalam penerapan digital marketing meliputi lokasi usaha yang strategis, tingginya penggunaan media sosial oleh mahasiswa, serta kemudahan akses platform digital. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, persaingan usaha yang tinggi, serta perubahan tren digital yang cepat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi adaptasi digital marketing memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan dan perkembangan UMKM Hayang Jajan di era digital.
Copyrights © 2026