Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan agrowisata berbasis komunitas (Community Based Tourism) sebagai penggerak ekonomi lokal di Dusun Pancasila Desa Tambora. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri atas pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala dusun, pelaku agrowisata, tokoh masyarakat, karang taruna, dan wisatawan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dusun Pancasila memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai kawasan agrowisata berbasis komunitas yang didukung oleh keberadaan perkebunan kopi, kebun durian, serta wisata pendakian Gunung Tambora. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan agrowisata tergolong tinggi melalui kegiatan promosi, pengembangan produk lokal, dan keterlibatan dalam pelayanan wisata. Pengembangan agrowisata berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan peluang usaha baru. Namun demikian, pengembangannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur jalan, jaringan telekomunikasi yang belum stabil, serta keterbatasan modal dan kapasitas pengelolaan wisata. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah melalui peningkatan infrastruktur, pelatihan, dan penguatan kapasitas masyarakat guna mendukung pengembangan agrowisata yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026