Di rumah sakit, pengalaman kerja sering dianggap sebagai salah satu penentu kinerja karena pekerjaan di dalamnya menuntut ketepatan dan keputusan yang tidak bisa selalu bergantung pada prosedur saja. Namun, ketika dilihat dari berbagai penelitian, hasilnya tidak selalu sama dan masih menyisakan perbedaan. Kajian ini dilakukan untuk melihat kembali bagaimana pengalaman kerja berhubungan dengan kinerja karyawan rumah sakit jika dirangkum dari banyak penelitian sebelumnya. Kajian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Sumber yang dianalisis adalah penelitian kuantitatif lima tahun terakhir yang membahas hubungan pengalaman kerja dan kinerja di rumah sakit. Setiap hasil penelitian dibaca dan dibandingkan untuk melihat kecenderungan yang muncul, bukan hanya hasil akhirnya. Dari berbagai studi tersebut, pola yang paling sering muncul adalah pengalaman kerja cenderung diikuti oleh kinerja yang lebih baik. Karyawan yang lebih berpengalaman biasanya bekerja lebih stabil, lebih cepat memahami situasi kerja, dan lebih tepat dalam mengambil keputusan. Meski begitu, ada juga kondisi ketika pengalaman tidak banyak berpengaruh, terutama saat faktor lain seperti motivasi, kompetensi, dan dukungan lingkungan kerja tidak berjalan baik. Kesimpulannya, pengalaman kerja memang punya peran dalam kinerja karyawan rumah sakit, tetapi pengaruhnya tidak berdiri sendiri dan selalu terkait dengan kondisi kerja di sekitarnya.
Copyrights © 2026