Transportasi publik berperan penting dalam mendukung mobilitas lansia di kawasan perkotaan, namun implementasinya belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan kelompok ini. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh aksesibilitas infrastruktur dan kualitas layanan terhadap mobilitas lansia di Kota Batam menggunakan pendekatan mixed methods. Data diperoleh dari 114 responden melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda, serta dilengkapi evaluasi kebijakan. Hasil menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap mobilitas lansia (β = 0.321; p < 0.05), sedangkan aksesibilitas infrastruktur tidak signifikan (β = 0.193; p > 0.05). Nilai koefisien determinasi sebesar 0.451 menunjukkan kemampuan model menjelaskan 45.1% variasi mobilitas lansia. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek operasional seperti ketepatan waktu, kenyamanan, dan keamanan menjadi faktor utama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan perlu diprioritaskan, disertai pengembangan infrastruktur yang ramah lansia secara bertahap
Copyrights © 2026