Kawasan bantaran Sungai Amplas di Kota Medan merupakan wilayah yang secara periodik terdampak banjir, berdampak langsung pada komunitas sekolah SMKS Al-Washliyah 3 Medan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis dan literasi digital siswa melalui pendekatan ekolinguistik dan Neuro-Linguistic Programming (NLP). Metode pelaksanaan mencakup lima tahap sistematis: sosialisasi, workshop ekolinguistik, penerapan literasi digital, pendampingan aksi nyata, dan evaluasi. Sebanyak 20 siswa berpartisipasi dalam program ini. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 58,3 menjadi 82,8 dengan gain score rata-rata 24,5 poin, yang mengindikasikan efektivitas program dalam membentuk pola pikir preventif, komunikasi ekologis, dan literasi digital siswa. Program ini juga berhasil mendorong perubahan sikap dari reaktif menjadi preventif, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam memproduksi konten digital bertema lingkungan.
Copyrights © 2026