Permasalahan kemiskinan ekstrem masih menjadi isu strategis dalam pembangunan sosial di Indonesia. MelaluiĀ Program P3KE, Pemerintah berupaya meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program P3KE di Kecamatan Kasemen dengan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan Dinas Sosial, aparat Kecamatan dan kelurahan, pendamping sosial serta KPM. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program P3KE masih belum berjalan secara optimal. Hal tersebut terlihat dari masih rendahnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya, ketidaksesuaian data dengan kondisi nyata di lapangan, disposisi aparatur yang cenderung administrative, serta struktur birokrasi yang bersifat hierarkis dan kurang reposif. Oleh karena itu, penguatan komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya, penguatan komitmen pelaksana, serta penyempurnaan sistem dan fleksibilitas kebijakan agar pelaksanaan program menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Copyrights © 2026