Analisis terhadap Debt to Equity Ratio (DER), Current Ratio (CR), dan Return on Assets (ROA) difokuskan pada harga saham perusahaan sektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI periode 2017-2024. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif menjadi dasar dalam mengkaji hubungan antarvariabel. Data bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang memenuhi kriteria purposive sampling serta didukung berbagai sumber sekunder yang relevan. Pengolahan data memanfaatkan perangkat lunak SPSS melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji (F). Hasil analisis mengindikasikan bahwa ROA memiliki hubungan positif dan signifikan dengan harga saham. Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki menjadi perhatian utama investor dalam menilai prospek perusahaan. CR juga memiliki hubungan positif terhadap harga saham, meskipun kontribusinya relatif lebih rendah dibandingkan ROA. Sebaliknya, DER memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan harga saham, yang mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap tingkat penggunaan utang yang tinggi. Secara bersama-sama, DER, CR, dan ROA berkaitan erat dengan perubahan harga saham. Temuan ini menegaskan bahwa aspek profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan serta menjadi dasar pertimbangan dalam keputusan investasi.
Copyrights © 2026