Organisasi adalah salah satu wadah penting dalam proses untuk meningkatkan partisipasi sosial, kepedulian, dan kemampuan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial. Karang Taruna di Kelurahan Pegirian tengah menghadapi tantangan berupa kesulitan mencari anggota kepemudaan, kesulitan dalam membangun struktur organisasi, lemahnya koordinasi, serta ketidakaktifan forum grup diskusi kepemudaan sehingga kebutuhan dan aspirasi pemuda belum terpetakan secara sistematis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan, jaring aspirasi kepemudaan, dan edukasi Permensos Karang Taruna sebagai dasar manajemen organisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi sosial, diskusi interaktif dan post-test reflektif berupa jurnal pemetaan visi misi Karang Taruna lima tahun ke depan. Kegiatan ini melibatkan peserta dari unsur pemuda dan didukung oleh media edukasi serta forum diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jaring aspirasi mampu mengidentifikasi hambatan dan tantangan praktis dalam pengembangan organisasi, meliputi motivasi, pembagian tugas, regenerasi, komunikasi, dan perencanaan program. Peserta juga memiliki target agar Karang Taruna lebih aktif, tertata, kolaboratif, dan responsif terhadap problematika sosial. Edukasi berbasis aspirasi kepemudaan merupakan langkah strategis awal dalamupaya pembentukan struktur dan pengembangan organisasi kepemudaan Karang Taruna dari tingkat Kelurahan, Rukun Warga hingga Rukun Tetangga di Kelurahan Pegirian, Surabaya.
Copyrights © 2026