Perkembangan game online saat ini semakin menarik perhatian banyak orang dari berbagai usia, mulai dari dewasa, remaja, hingga anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bermain game online dengan perkembangan sosial pada anak usia sekolah dasar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babul Muttaqin Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode non-eksperimen desain korelasional. Model pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Jumlah partisipan sebanyak 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0,019 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara bermain game online dengan kesehatan psikososial anak usia sekolah dasar. Anak yang memiliki intensitas bermain game online lebih tinggi cenderung menunjukkan kondisi kesehatan psikososial yang kurang baik dibandingkan anak dengan intensitas bermain yang lebih rendah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan terdapat hubungan antara bermain game online dengan kesehatan psikososial pada anak usia sekolah dasar di Madrasah Ibtidaiyah ( MI ) Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Disarankan bagi orang tua atau guru untuk selalu menjaga serta membimbing anak untuk tidak memainkan game online dengan frekuensi dan durasi berlebihan agar tidak berdampak negatif pada kesehatan psikososial anak.
Copyrights © 2025