Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan resital tari sebagai luaran pembelajaran mata kuliah Seni Tari dan Drama mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Resital tari dilaksanakan sebagai bentuk aktualisasi pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan kemampuan artistik, pedagogik, kreativitas, kerja sama, manajemen pertunjukan, dan apresiasi budaya. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa PGSD semester 4 sebanyak 320 orang. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tahap perencanaan, pelatihan dan pendampingan, penciptaan karya, gladi, pementasan resital, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa resital tari mampu menjadi media penguatan kompetensi mahasiswa calon guru sekolah dasar, khususnya dalam merancang pembelajaran seni yang kreatif, komunikatif, dan kontekstual. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang apresiasi seni bagi masyarakat serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal melalui pertunjukan tari. Resital tari sebagai luaran pembelajaran tidak hanya menghasilkan produk seni pertunjukan, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa dalam aspek disiplin, tanggung jawab, kolaborasi, percaya diri, dan kepedulian terhadap pelestarian budaya. Dengan demikian, resital tari dapat dijadikan model luaran pembelajaran mata kuliah seni yang relevan dengan penguatan kompetensi calon guru SD dan pengabdian kepada masyarakat.
Copyrights © 2026