Pola hidup sehat merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kebugaran jasmani siswa, termasuk anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Keterbatasan akses informasi kesehatan, kebiasaan sedentari, pola makan yang kurang seimbang, serta rendahnya aktivitas fisik terstruktur dapat berdampak pada rendahnya tingkat kebugaran jasmani siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa panti asuhan tentang pola hidup sehat dan mendorong peningkatan kebugaran jasmani melalui sosialisasi, praktik aktivitas fisik, edukasi gizi seimbang, kebersihan diri, istirahat cukup, serta pengukuran sederhana kebugaran jasmani. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap observasi awal, pretest pengetahuan, sosialisasi, demonstrasi senam kebugaran, praktik aktivitas fisik, posttest, dan evaluasi reflektif. Peserta kegiatan adalah 30 siswa Panti Asuhan berusia 10–15 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi angket pengetahuan pola hidup sehat, lembar observasi partisipasi, dan tes kebugaran jasmani sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 62,33 menjadi 84,67. Selain itu, partisipasi siswa dalam aktivitas fisik meningkat dari kategori cukup menjadi baik. Hasil pengukuran kebugaran jasmani juga menunjukkan peningkatan pada aspek daya tahan, kekuatan otot perut, kelentukan, dan koordinasi gerak. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi pola hidup sehat yang dipadukan dengan praktik aktivitas fisik sederhana dapat menjadi strategi edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan kebugaran jasmani siswa panti asuhan.
Copyrights © 2026