Pertumbuhan mobilitas di sektor pendidikan sering kali tidak diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, seperti yang terjadi di SMP Negeri 28 Bandar Lampung yang konsisten mengalami kemacetan parah dan tingginya risiko kecelakaan bagi siswa akibat absennya rekayasa lalu lintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan perencanaan sistem transportasi yang adaptif dan aman melalui pengaplikasian ilmu teknik sipil serta peningkatan literasi keselamatan jalan (road safety awareness). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah penyuluhan interaktif berbasis media visual PowerPoint (PPT) yang diukur menggunakan instrumen evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kognitif siswa yang sangat signifikan setelah diberikan intervensi edukasi kontekstual. Hal ini dibuktikan secara empiris melalui kenaikan nilai rata-rata akumulatif peserta dari angka 89% pada pre-test menjadi 98% pada post-test. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa intervensi edukasi terbukti efektif membangun kesadaran kritis siswa mengenai dampak negatif penggunaan transportasi pribadi yang tidak tertib. Sebagai keberlanjutan program, direkomendasikan adanya realisasi fisik berupa perancangan teknis Zonasi Selamat Sekolah (ZOSS) yang komprehensif melalui sinergi antara pihak sekolah dengan instansi terkait demi menjamin keselamatan akses harian siswa.
Copyrights © 2026