Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk pasca merger. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder time series yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri atas 16 observasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan koefisien regresi sebesar -0,083 dan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,997 menunjukkan bahwa 99,7% variasi ROA dapat dijelaskan oleh BOPO. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional berperan penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan pasca merger. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian biaya operasional yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus memperkuat strategi efisiensi operasional guna mendukung kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026