Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Intellectual Capital terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan berbasis syariah pada sector pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020–2024. Melalui pendekatan kuantitatif, Intellectual capital diukur menggunakan metode Value Added Intellectual Coefficient (VAIC™) yang terdiri atas Value Added Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), dan Structural Capital Value Added (STVA).Menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 7 perusahaan dengan total 35 observasi data panel selama 5 tahun pengamatan. Metode analisis data yang digunakan adalah Panel Least Squares dengan model terpilih Common Effect Model (CEM) yang disesuaikan menggunakan koreksi HAC (Newey-West) Robust Standard Errors untuk mengontrol gejala autokorelasi pada residual dengan bantuan Eviews versi 14. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa ketiga komponen Intellectual Capital secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan kemampuan menjelaskan model (Adjusted R-squared) sebesar 88,63%. Secara parsial (Uji t), ditemukan bahwa Value Added Capital Employed (VACA) memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap ROA. Sebaliknya, Value Added Human Capital (VAHU), dan Structural Capital Value Added (STVA) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan syariah. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi komponen hulu dari modal intelektual Value Added Capital Employed (VACA) merupakan penggerak utama dalam meningkatkan profitabilitas aset perusahaan yang berbasis syariah di JII.
Copyrights © 2026