Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026

Analisis Teori Permainan pada Strategi Rekrutmen dan Retensi Live Streamer Antara Tiktok Shop dan Shopee

Muhamad Tarsoni (Universitas Pamulang)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2026

Abstract

Pertumbuhan ekonomi digital yang pesat di Indonesia memicu persaingan ketat dalam akuisisi talenta (talent acquisition), khususnya untuk profesi live streamer yang kompeten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sumber daya manusia dari dua platform terbesar di Indonesia, TikTok Shop dan Shopee, dalam merekrut dan mempertahankan talenta live streaming menggunakan pendekatan Teori Permainan (Game Theory) untuk menentukan Keseimbangan Nash (Nash Equilibrium). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan simulasi matriks permainan. Variabel yang dianalisis meliputi Strategi SDM Agresif (pemberian gaji pokok tinggi, pelatihan intensif berkelanjutan, dan pembajakan talenta/talent poaching) serta Strategi SDM Moderat (skema komisi standar tanpa jaminan fasilitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik TikTok Shop maupun Shopee memiliki strategi dominan dalam menerapkan akuisisi SDM secara agresif demi menjaga dominasi pasar. Keseimbangan Nash tercapai ketika kedua platform memilih strategi SDM agresif secara simultan, yang menghasilkan jebakan perang talenta (talent war) yang berbiaya tinggi. Untuk membangun keunggulan bersaing yang berkelanjutan, kedua platform perlu beralih dari orientasi bakar uang untuk pembajakan menuju pengembangan kesejahteraan karyawan jangka panjang dan lingkungan kerja yang sehat untuk menekan angka turnover.

Copyrights © 2026