Penelitian yang berjudul “Literasi digital remaja Desa Doro dalam Mengatasi Penyebaran Berita di Platform Facebook” dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang belum diadaptasi dengan baik oleh penggunanya sehingga menyebabkan berita hoax, ujaran kebencian, maupun berita provokatif mudah tersebar di platform facebook. Penyebaran berita yang marak terjadi di platform facebook menyebabkan rasa ketakutan dan kekhawatiran yang berlebih serta perilaku yang tidak wajar dari remaja. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi digital remaja Desa Doro dalam mengatasi penyebaran berita di platform facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh remaja Desa Doro yang menjadi informan dalam penelitian ini mempunyai kemampuan literasi digital yang baik, karena mereka mempunyai pengetahuan sekaligus keterampilan teknis penggunaan facebook dalam memahami dan memaknai informasi yang mereka dapatkan dari facebook. Para informan mampu menggunakan berbagai macam fitur pencarian yang ada dalam facebook untuk membantunya menemukan informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka serta memahami dan memaknainya untuk kemudian dapat dievaluasi kebenarannya. Lalu, disusun menjadi pengetahuan bagi dirinya sendiri. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi kajian literasi digital, sekaligus bagi remaja dan masyarakat dalam mengatasi penyebaran berita yang beredar di media sosial melalui literasi digital.
Copyrights © 2026