Psikologi Islam menyediakan kerangka kerja yang unik untuk memahami perilaku manusia, yang secara fundamental bersumber dari kondisi batin (Nafs) dan bermanifestasi sebagai karakter (Akhlak). Tingginya kebutuhan akan model perilaku yang terintegrasi secara spiritual mendorong penelitian ini untuk melakukan telaah sistematis dan komprehensif terhadap konsep perilaku dalam literatur Psikologi Islam, mengidentifikasi konstruksi utamanya, serta memetakan tipologi perilaku yang menjadi fokus. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) atau Kajian Konseptual, menganalisis dan mensintesis interpretasi sumber primer (Al-Qur'an dan Hadis) oleh tokoh-tokoh klasik (seperti Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih) serta studi-studi kontemporer. Hasil sintesis menunjukkan bahwa perilaku dalam Islam diklasifikasikan menjadi Akhlak Mahmudah (perilaku terpuji) dan Akhlak Mazmumah (perilaku tercela), yang kualitasnya ditentukan oleh derajat pemurnian Nafs. Perilaku terpuji mencakup dimensi vertikal (hubungan dengan Tuhan, seperti Tawakal) dan horizontal (hubungan sosial, seperti Adil dan Shiddiq). Selain itu, perubahan dan pembentukan perilaku dalam tradisi ini berpusat pada proses spiritual Takhalli, Tahalli, dan Tajalli. Disimpulkan bahwa perilaku Islami adalah manifestasi stabil dari keadaan jiwa yang termotivasi oleh keimanan, bukan sekadar respons lingkungan. Temuan ini memberikan implikasi signifikan bagi pengembangan instrumen pengukuran kepribadian dan strategi Islamic Counseling yang efektif dan holistik.
Copyrights © 2026