Penelitian ini didorong oleh adanya ketidak seimbangan antara tuntutan target operasional di era digital dan tingkat produktivitas karyawan, yang mengindikasikan perlunya evaluasi pada aspek kedisiplinan dan kompetensi kerja. Tujuan utama studi ini adalah untuk menguji dan menganalisis dampak disiplin kerja serta pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan di lingkup Business Unit Air Conditioner PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Jakarta, baik secara individu (parsial) maupun bersama-sama (simultan). Riset ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain deskriptif-kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert yang dibagikan secara langsung. Responden penelitian berjumlah 46 orang yang merupakan seluruh karyawan Back Office, dipilih menggunakan teknik sampel jenuh atau sensus. Data diolah menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS. Temuan riset mengonfirmasi bahwa: (1) secara parsial, terdapat pengaruh positif dan signifikan dari disiplin kerja terhadap kinerja karyawan; (2) pelatihan kerja secara parsial juga memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; serta (3) pengujian secara simultan membuktikan bahwa disiplin dan pelatihan kerja secara bersama-sama memengaruhi kinerja secara signifikan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan kedua variabel independen tersebut menyumbang pengaruh sebesar 43,4% terhadap performa karyawan, sementara 56,6% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026