Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi kerjasama pengembangan koleksi dan resource sharing pada perpustakaan perguruan tinggi, sebagai solusi terhadap tantangan keterbatasan koleksi, anggaran, dan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, yang dianalisis melalui sumber primer dan sekunder terkait topik kolaborasi antar perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerjasama pengembangan koleksi dan resource sharing diterapkan dalam berbagai bentuk, seperti akuisisi bersama, pertukaran koleksi, akses bersama terhadap e-resources, serta pelatihan dan pembinaan bersama. Studi kasus pada beberapa perpustakaan, seperti STAIN Mandailing Natal, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Nigeria, dan UNPAZ Timor Leste, menunjukkan bahwa kerjasama tersebut memberikan dampak positif dalam memperluas akses informasi, meningkatkan efisiensi layanan, serta memperkuat jejaring antar institusi. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan jaringan, pemahaman teknologi, dan perbedaan bahasa, strategi kolaboratif terbukti mampu meningkatkan kinerja dan kualitas layanan perpustakaan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan pengelolaan koleksi secara kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026