Kulit kacang tanah merupakan salah satu limbah pertanian utama yang dihasilkan dari proses pengolahan kacang tanah di Indonesia dan hingga saat ini masih belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun memiliki potensi sebagai bahan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, memproduksi, dan mengevaluasi kinerja mesin pencacah kulit kacang tanah dengan kapasitas rancang sebesar 15 kg/jam. Mesin ini dikembangkan menggunakan pendekatan perancangan teknik secara sistematis yang dikemukakan oleh Pahl dan Beitz, serta didukung oleh analisis morfologi untuk memilih konsep desain yang optimal. Mekanisme pencacahan digerakkan oleh motor listrik AC tiga fasa berdaya 0,75 hp dengan sistem transmisi puli dan sabuk-V. Pengujian kinerja dilakukan pada putaran poros sebesar 1191 rpm dengan menggunakan empat buah pisau pencacah, serta variasi jarak pisau sebesar 20 mm, 10 mm, dan 5 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak pisau berpengaruh signifikan terhadap kinerja pencacahan. Kapasitas pencacahan tertinggi, yaitu sebesar 21,46 kg/jam dengan ukuran partikel target 3 mm, diperoleh pada jarak pisau 20 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa mesin yang dirancang telah memenuhi tujuan perancangan dan layak diterapkan pada aplikasi skala kecil untuk meningkatkan pemanfaatan limbah kulit kacang tanah sebagai pakan ternak.
Copyrights © 2026