Perubahan tata guna lahan di jalan Kertajaya Surabaya mengakibatkan rendahnya daya serap air tanah, curah hujan yang tinggi, saluran drainase yang tidak mampu menampung air sehingga berdampak meningkatnya risiko banjir saat musim hujan. Selain itu, ditambah adanya kemacetan lalu lintas kendaraan sehingga diperlukan pelebaran jalan, untuk itu perlu pemasangan box culvert dengan cepat. Untuk itu, dibutuhkan produktivitas pemasangan bov culvert yang tinggi dengan pendekatan berbagai model. Tujuan penelitian ini memperoleh pengembangan model produktivitas yang akurat dan penggunaan metode pengukuran yang efektif untuk strategi penting dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemasangan box culvert. Metode penelitian menggunakan pendekatan kurva belajar dengan model Wright, model Stanford B, model De Jong, model regresi eksponensial. Pengambilan data diperoleh dari pengamatan waktu pemasangan box culvert dari pengambilan box sampai terpasang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya siklus pekerjaan yang berulang memberikan waktu rerata komulatif semakin mengecil untuk berbagai model, hal ini, menunjukkan produktivitas untuk pekerjaan yang berulang semakin meningkat. Model terbaik pada penelitian ini adalah model regresi eksponensial y = 33,67137 x-0,01367, dengan keakuratan (R2) yaitu 99,74% dan hasil kesalahan rerata (KR) terendah sebesar -0,9836.
Copyrights © 2026