Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan konseling dan asesmen psikologi dalam menekan angka perkawinan anak di Pengadilan Agama Gresik perspektif Psikologi Keluarga Islam menurut Dr. Mufidah Ch. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling dan asesmen psikologi memiliki peran penting sebagai upaya preventif dan edukatif dalam memberikan pemahaman kepada anak dan keluarga mengenai dampak negatif perkawinan usia dini serta menilai kesiapan mental, emosional, dan sosial calon mempelai anak. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan tenaga profesional, lemahnya kedudukan hasil asesmen psikologi dalam pertimbangan hakim, serta kurangnya sinergi antar lembaga terkait. Oleh karena itu, diperlukan penguatan layanan konseling, asesmen psikologi, dan edukasi keluarga untuk mendukung perlindungan hak anak serta mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026