Kemiskinan merupakan kondisi ketika masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar secara layak. Pada tahun 2024, tingkat kemiskinan di Sumatera Utara mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap kemiskinan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan landasan teori Al-‘Adl wa al-Ihsan serta data sekunder time series dari Badan Pusat Statistik Sumatera Utara sebanyak 60 sampel. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F menggunakan EViews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan akibat ketimpangan pendapatan antara sektor formal dan informal. Sebaliknya, IPM berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan karena kualitas pendidikan dan kesehatan memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Secara simultan, PDRB dan IPM berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara.
Copyrights © 2026