Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja dan perencanaan keuangan syariah terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Binanga Kecamatan Barumun Tengah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena fluktuasi dan penurunan pendapatan UMKM dalam beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan belum optimalnya kinerja usaha. Permasalahan tersebut diduga dipengaruhi oleh keterbatasan modal kerja serta rendahnya penerapan perencanaan keuangan syariah oleh pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi kepada pelaku UMKM di Pasar Binanga sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, dengan terlebih dahulu dilakukan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Selanjutnya, dilakukan uji hipotesis melalui uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, yang berarti semakin memadai modal kerja maka semakin meningkat kinerja usaha. Perencanaan keuangan syariah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, yang menunjukkan bahwa penerapan pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan usaha. Secara simultan, modal kerja dan perencanaan keuangan syariah berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM.Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja UMKM dapat dicapai melalui pengelolaan modal kerja yang efektif serta penerapan perencanaan keuangan syariah yang baik. Oleh karena itu, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan kedua aspek tersebut guna mendukung keberlangsungan dan perkembangan usaha. Kata Kunci: Modal Kerja, Perencanaan Keuangan Syariah, Kinerja UMKM
Copyrights © 2026