Public Relations (PR) dalam pemerintahan merupakan fungsi strategis yang berperan dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Di era keterbukaan informasi, pemerintah dituntut untuk menyampaikan kebijakan secara transparan, akurat, dan mudah dipahami publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran humas pemerintah dalam komunikasi publik, manajemen isu dan krisis, pembentukan citra pemerintah, serta implementasinya melalui studi kasus LPDP Dwi Sasetyaningtyas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan dokumen ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas pemerintah memiliki fungsi sebagai penyampai informasi, penghubung antara pemerintah dan masyarakat, pengelola opini publik, serta pembentuk citra dan reputasi pemerintah. Studi kasus LPDP menunjukkan pentingnya penerapan manajemen krisis, media relations, dan komunikasi digital dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Oleh karena itu, humas pemerintah harus mampu menjalankan komunikasi yang transparan, responsif, dan dialogis guna mendukung tata kelola
Copyrights © 2026