Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh serta kontribusi signifikan penggunaan fitur WhatsApp terhadap komunikasi interpersonal. Lingkup penelitian adalah mahasiswa perantau beragama Katolik di Sekolah Vokasi IPB. Dalam mengukur efektivitas, peneliti menggunakan metode kuantitatif bersifat eksplanatif, dengan instrumen berupa kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan fitur WhatsApp mempengaruhi efektivitas komunikasi personal mahasiswa rantau dengan orang tua nya. Para mahasiswa aktif memanfaatkan fitur WhatsApp untuk menjaga hubungan dan interaksinya meskipun berjarak jauh. Hal ini sesuai dengan perspektif Computer-Mediated Communication (CMC) melalui Teori Social Information Processing (SIP), bahwa mahasiswa perantau mampu mengadaptasi fitur-fitur WhatsApp untuk membangun hubungan interpersonal yang berkualitas meskipun tanpa kehadiran fisik secara langsung. Meski terpisah jarak, komunikasi tetap terjalin dengan terbuka dan harmonis karena proses pertukaran informasi sosial tetap dapat dilakukan secara efektif melalui media digital.
Copyrights © 2026