Tujuan ― Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konfigurasi hubungan antara penerapan manajemen risiko institusional, keamanan sistem, dan kepercayaan nasabah pada ekosistem layanan BNI Mobile Banking di tengah dinamika ancaman siber. Metode ― Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman protokol PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui pangkalan data Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2022–2026. Dari proses seleksi bertahap, diperoleh 14 artikel empiris yang memenuhi kriteria kelayakan untuk disintesis secara kualitatif. Hasil ― Temuan menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen risiko terintegrasi, seperti PERISKOP pada BNI, efektif memitigasi risiko operasional secara real-time dan menjadi landasan keamanan teknis. Kepercayaan nasabah teridentifikasi sebagai mediator vital yang mereduksi persepsi risiko privasi. Namun, keputusan penggunaan berkelanjutan sangat ditentukan oleh sinergi antara jaminan keamanan tersebut dengan persepsi kegunaan fitur yang solutif, seperti yang ditemukan pada adopsi aplikasi Wondr dan layanan ekosistem kampus, di mana nilai manfaat praktis terbukti mampu mengalahkan hambatan risiko. Implikasi ― Secara praktis, studi ini menekankan bahwa BNI perlu mempertahankan keseimbangan antara ketatnya proteksi sistem (backend) dengan pengembangan fitur inovatif (frontend) untuk menjaga loyalitas. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat model risk-trust dengan menempatkan tata kelola risiko institusional sebagai determinan utama. Orisinalitas ― Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan kualitatif dalam menyintesis efektivitas sistem mitigasi spesifik bank terhadap dinamika psikologis nasabah, yang sebelumnya didominasi oleh studi kuantitatif umum.
Copyrights © 2026