Studi ini dilakukan guna menganalisis hubungan antara biaya bahan baku dan biaya maintenance secara terpisah maupun secara bersamaan terhadap sales pada PT. CGS Foam Indonesia periode 2023–2025. Fenomena riset didasari atas adanya fluktuasi harga material foam dan tingginya biaya perawatan mesin di tengah ketidakstabilan target pencapaian penjualan perusahaan. Teknik penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif. Teknik sampling yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampel jenuh dalam mengambil data laporan keuangan bulanan perusahaan sepanjang periode 3 tahun, sehingga diperoleh total 36 data observasi. Teknik analisis data mencakup uji statistik desktiptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, serta uji hipotesis yang di olah dengan software IBM SPSS. Fakta yang di peroleh penelitian secara individu uji t menjelaskan bahwa biaya bahan baku terbukti memberikan dampak positif dan signifikan terhadap sales karena nilai sig. Sebesar 0,001 berada di bawah 0,05 dan nilai koefisien regresi sebesar 1,114. Sebaliknya, biaya maintenance secara individual terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap sales (Sig. 0,155 > 0,05) karena pemeliharaan ini lebih berfungsi menjaga stabilitas operasional dibanding mendongkrak penjualan langsung. Secara simultan hasil uji F menunjukan bahwa biaya bahan baku dan biaya maintenance memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sales nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05 dan F-hitung 101,233. Koefisien determinasi (R^2) mencapai 0,860, mengindikasikan bahwa kedua biaya tersebut berkontribusi sebesar 86% terhadap fluktuasi sales perusahaan, sedangkan 14% yang tersisa di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak menjadi objek dalam model penelitian ini.
Copyrights © 2026