Artikel ini mengenai aksesibilitas layanan sosial di Sentra Budi Perkasa Palembang diawali dengan pemahaman bahwa ketersediaan sarana yang inklusif merupakan pilar utama dalam menjamin hak dan kemandirian penyandang disabilitas di wilayah Sumatera Selatan. Fokus utama rumusan masalah dalam kajian ini diarahkan pada evaluasi kelayakan infrastruktur fisik, efektivitas sistem informasi, serta responsivitas petugas dalam memberikan pendampingan yang peka terhadap kebutuhan khusus. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan nyata di lapangan guna memberikan manfaat praktis berupa rekomendasi strategis bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi dan wawancara mendalam untuk memetakan realitas aksesibilitas secara komprehensif, yang kemudian disusun dalam kerangka pemikiran sistematis untuk menghubungkan regulasi dengan kondisi aktual di lapangan. Pada akhirnya, dapat disimpulkan bahwa integrasi antara fasilitas yang ramah disabilitas dan sumber daya manusia yang kompeten menjadi kunci utama bagi Sentra Budi Perkasa untuk bertransformasi menjadi lembaga rehabilitasi yang benar-benar setara dan memberdayakan
Copyrights © 2026