Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan belajar mahasiswa menggunakan pendekatan Fuzzy Logic. Ruang lingkup penelitian mencakup mahasiswa pada Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Metode yang digunakan adalah Fuzzy Inference System (FIS) tipe Mamdani dengan tiga variabel input, yaitu motivasi belajar, fokus selama pembelajaran, dan pemahaman awal. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert yang melibatkan 61 responden, kemudian dianalisis melalui tahapan fuzzifikasi, inferensi berbasis aturan, dan defuzzifikasi menggunakan metode centroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,57% mahasiswa berada pada kategori kesiapan belajar Tinggi dan 34,43% pada kategori Sedang, tanpa ada yang masuk kategori Rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kehadiran tidak selalu mencerminkan kesiapan belajar yang sebenarnya. Dengan demikian, kesiapan belajar bersifat gradual dan tidak dapat direpresentasikan secara biner. Pendekatan Fuzzy Logic mampu memberikan representasi yang lebih fleksibel terhadap kondisi kesiapan belajar yang bersifat subjektif.
Copyrights © 2026