Penelitian ini menganalisis bagaimana media online Kompas.com dan Tempo.co membingkai isu pencemaran Sungai Citarum pada periode Mei-Juni 2024. Menggunakan pendekatan analisis framing model Robert N. Entman, penelitian ini mengkaji empat elemen utama: problem definition, causal interpretation, moral evaluation, dan treatment recommendation. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis isi terhadap 6 berita Kompas.com dan 4 berita Tempo.co. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung menggunakan framing yang moderat dan komprehensif, sementara Tempo.co menggunakan framing yang lebih kritis dan investigatif. Perbedaan framing ini mempengaruhi konstruksi realitas lingkungan dan pembentukan opini publik mengenai pencemaran Sungai Citarum. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman praktik jurnalisme lingkungan di Indonesia dan implikasinya terhadap diskursus kebijakan publik
Copyrights © 2025