Tujuan penyuluhan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk membangun moderasi beragama dan menciptakan masyarakat yang harmonis, toleran, dan rukun di tengah keberagaman keyakinan. Penyuluhan ini berfokus pada pendekatan komunikasi interpersonal dan kelompok untuk memastikan pesan moderasi diterima dengan baik oleh berbagai lapisan masyarakat di Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan format sarasehan dengan pendekatan kualitatif, persuasif, dialogis, dan partisipatif, sesuai dengan pola pembinaan masyarakat secara menyeluruh. Adapun hasil penyuluhan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah strategi komunikasi yang paling efektif untuk menyampaikan gagasan atau ide. Tiga komunikasi itu adalah komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, dan komunikasi antar budaya. Faktor pendukung moderasi beragama adalah keramahan masyarakat, dan kelestarian gotong royong. Dampak penyuluhan ini adalah positif dan signifikan, ditunjukan oleh peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan penguatan kapasitas masyarakat. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui penyuluhan ini memiliki implikasi yang luas dan memberikan manfaat beragam bagi masyarakat serta pihak pemerintah. Kata kunci: Strategi komunikasi, umat beragama, moderasi beragama
Copyrights © 2026