Indonesia memiliki keragaman budaya lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran, termasuk melalui kajian etnomatematika pada makanan tradisional. Penelitian ini mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatan makanan tradisional Borondong di kecamatan Ibun kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi fokus, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Borondong Ibun memuat berbagai konsep matematika yang dapat dikelompokkan ke dalam konsep geometri, transformasi geometri, pengukuran menggunakan satuan tidak baku, himpunan, serta perbandingan. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian etnomatematika berbasis kuliner tradisional dan memberikan implikasi sebagai sumber kontekstual dalam pembelajaran matematika yang bermakna, khususnya mengaitkan konsep matematika abstrak dengan pengalaman budaya peserta didik.
Copyrights © 2025