Stunting menjadi masalah gizi kronis di Desa Bumisari, Puskesmas Cikidang, dengan prevalensi meningkat dari 6,4% (2023) menjadi 8,4% (2025). Nugget daun kelor berpotensi sebagai intervensi pangan lokal kaya nutrisi untuk meningkatkan status gizi balita. Tujuan penelitian untuk mengujii pengaruh pemberian nugget daun kelor terhadap Z-score TB/U balita stunting. Metode penelitian quasi-eksperimental one group pretest-posttest dengan 33 balita stunting usia 12-59 bulan (total sampling). Instrumen stadiometer, WHO Anthro, FFQ; analisis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian diperoleh bahwa tinggi badan meningkat dari 87,95±4,95 cm menjadi 88,06±4,94 cm; Z-score TB/U dari -2,58±0,34 menjadi -2,34±0,47 (p=0,049). Prevalensi stunting menurun dari 100% menjadi 75,8%. Nugget daun kelor terbukti meningkatkan Z-score TB/U secara signifikan, mendukung pemanfaatannya sebagai intervensi gizi lokal di program posyandu untuk mengurangi beban stunting pedesaan.
Copyrights © 2026