Faktor internal dan eksternal mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan otomotif di Indonesia, terutama di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah yang cukup signifikan pada decade terakhir ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh leverage, pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan pertumbuhan ekonomi terhadap kinerja keuangan, serta menguji peran nilai tukar (kurs) sebagai variabel moderasi pada hubungan tersebut. Populasi penelitian adalah perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2024 dengan sampel terdiri dari 5 perusahaan yang terpilih berdasarkan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan Eviews-12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Kurs mampu memoderasi secara signifikan hubungan antara leverage dan kinerja keuangan, namun tidak signifikan untuk hubungan variabel lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar memiliki peran kunci dalam memperkuat dampak penggunaan utang terhadap kinerja keuangan, karena industri ini masih bergantung pada impor.
Copyrights © 2026