Media sosial memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan remaja. Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memunculkan Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan karena merasa tertinggal informasi atau pengalaman orang lain, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental, termasuk kecemasan sosial. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan memahami hubungan antara FoMO dan kecemasan sosial pada siswa SMA Muhammadiyah Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap lima siswa yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menghabiskan waktu 4–8 jam per hari di media sosial, sering merasa khawatir tertinggal informasi, memeriksa akun tanpa notifikasi, dan lebih nyaman berkomunikasi secara daring. Beberapa responden juga mengalami kecemasan sosial, seperti takut berbicara di depan umum, khawatir terhadap penilaian negatif, serta kecewa ketika unggahan tidak memperoleh perhatian. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara FoMO dan kecemasan sosial, sehingga diperlukan layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengelola penggunaan media sosial serta meningkatkan keterampilan sosial secara langsung.
Copyrights © 2026