Jurnal Psikologi dan Konseling
Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni

Hubungan Fear of Missing Out dengan Tingkat Kecemasan Sosial Siswa SMA Muhammadiyah Tasikmalaya

Nova Zulfa (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)
Ade Samrotul (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)
Muhammad Dzikri (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)
Tasya Nur (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)
Ziyad Fawwaz (Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

Media sosial memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan remaja. Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memunculkan Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan karena merasa tertinggal informasi atau pengalaman orang lain, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental, termasuk kecemasan sosial. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan memahami hubungan antara FoMO dan kecemasan sosial pada siswa SMA Muhammadiyah Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur terhadap lima siswa yang aktif menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menghabiskan waktu 4–8 jam per hari di media sosial, sering merasa khawatir tertinggal informasi, memeriksa akun tanpa notifikasi, dan lebih nyaman berkomunikasi secara daring. Beberapa responden juga mengalami kecemasan sosial, seperti takut berbicara di depan umum, khawatir terhadap penilaian negatif, serta kecewa ketika unggahan tidak memperoleh perhatian. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara FoMO dan kecemasan sosial, sehingga diperlukan layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengelola penggunaan media sosial serta meningkatkan keterampilan sosial secara langsung.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpk

Publisher

Subject

Health Professions Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Psikologi dan Konseling (JPK) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian empiris, kajian konseptual, dan studi aplikatif di bidang psikologi dan konseling. Jurnal ini bertujuan menjadi media diseminasi pengetahuan bagi akademisi, peneliti, praktisi psikologi, konselor, ...