Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran bimbingan dan konseling dalam menangani kecemasan akademik pada siswa di MAN 1 Kota Tasikmalaya. Kecemasan akademik ditandai oleh rasa takut, kekhawatiran berlebihan, rendahnya kepercayaan diri, kesulitan berkonsentrasi, serta perasaan tidak mampu memenuhi tuntutan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diperoleh dari guru bimbingan dan konseling serta siswa yang mengalami kecemasan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan akademik banyak dialami siswa yang mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan tuntutan belajar. Faktor penyebab meliputi faktor internal berupa rendahnya kemampuan mengelola diri serta faktor eksternal berupa pengaruh teman sebaya, keluarga, dan perbandingan prestasi. Layanan konseling individu, konseling kelompok, motivasi belajar, dan pendampingan berkelanjutan terbukti membantu meningkatkan kepercayaan diri siswa serta mengurangi tekanan akademik.
Copyrights © 2026