Bullying merupakan permasalahan serius dalam dunia pendidikan Indonesia yang berdampak pada perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis layanan bimbingan kelompok sebagai strategi pencegahan bullying bagi siswa di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, menelaah sumber data sekunder berupa artikel jurnal, prosiding, dan buku terbitan sepuluh tahun terakhir, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai teknik bimbingan kelompok, seperti diskusi kelompok, sosiodrama, assertive training, cognitive behavior therapy, permainan kelompok, dan integrasi pendidikan karakter, efektif menurunkan perilaku bullying. Faktor penyebab bullying meliputi aspek individu, keluarga, sekolah, teman sebaya, media sosial, dan sosial-budaya. Layanan bimbingan kelompok terbukti mampu meningkatkan kesadaran diri, empati, pengelolaan emosi, dan keterampilan sosial siswa, sehingga berperan sebagai strategi preventif yang efektif dan berkelanjutan dalam membangun budaya sekolah anti-bullying di Indonesia.
Copyrights © 2026