Akselerasi teknologi informasi saat ini telah mendorong berbagai sektor industri, termasuk bidang kuliner, untuk bertransisi ke ekosistem digital guna meningkatkan efisiensi layanan. Jenggala Coffee, sebagai salah satu penyedia jasa yang tengah berkembang, saat ini masih mengandalkan mekanisme pemesanan konvensional yang mengharuskan pelanggan menanti kehadiran staf, sehingga sering memicu penumpukan antrean serta risiko kekeliruan input data. Merespons kendala tersebut, penelitian ini difokuskan pada implementasi sistem informasi pemesanan menu berbasis website yang terintegrasi dengan kode QR sebagai langkah digitalisasi operasional. Platform ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman HTML untuk menyusun aspek visual antarmuka, JavaScript guna mengelola logika interaksi pesanan, serta pangkalan data sebagai pusat penyimpanan informasi transaksi. Dalam proses pengembangannya, penulis menerapkan metodologi Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan arsitektur, implementasi kode, hingga verifikasi sistem. Melalui inovasi ini, pengunjung dapat secara mandiri memindai QR Code di setiap meja untuk mengeksplorasi daftar menu, melakukan reservasi pesanan, dan memantau rincian biaya secara langsung melalui peramban web.
Copyrights © 2026