Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan adaptasi wirausaha dan transformasi digital terhadap ketahanan usaha mikro pada pedagang kopi keliling di Kota Sukabumi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 58 pedagang kopi keliling berbasis sepeda listrik modifikasi di Kota Sukabumi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner terstruktur dengan skala Likert, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi wirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan usaha mikro dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,473, T-statistic 4,182, dan P-value 0,000. Transformasi digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan usaha mikro dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,485, T-statistic 5,195, dan P-value 0,000. Nilai R-square sebesar 0,591 menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi wirausaha dan transformasi digital mampu menjelaskan ketahanan usaha mikro sebesar 59,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa fleksibilitas strategi usaha, kepekaan terhadap perubahan pasar, serta pemanfaatan teknologi digital seperti QRIS dan media sosial dapat memperkuat ketahanan usaha mikro pedagang kopi keliling di tengah persaingan dan dinamika lingkungan bisnis.
Copyrights © 2026