Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, digital payment, dan akses permodalan terhadap kinerja usaha mikro di Kabupaten Sidoarjo. Usaha mikro memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan adopsi teknologi. Dengan pendekatan Resource-Based View (RBV) dan Technology Acceptance Model (TAM), literasi keuangan diposisikan sebagai aset pengetahuan, digital payment sebagai kapabilitas teknologi, dan akses permodalan sebagai sumber daya finansial. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei Kuesioner terhadap 80 pelaku usaha mikro di Kecamatan Sidoarjo, dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, dengan digital payment sebagai faktor paling dominan. Secara simultan, model mampu menjelaskan 58,9% variasi kinerja usaha mikro. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, dan akses pembiayaan berperan penting dalam meningkatkan kinerja dan daya saing usaha mikro.
Copyrights © 2026